Model AI Makin Kuat, Tetapi Proses Rilisnya Belum Ikut Matang
Rilis terbatas GPT-5.6 menunjukkan bahwa tantangan AI tidak hanya soal kemampuan model, tetapi juga soal proses, standar, dan kejelasan tanggung jawab.
Read Article →Showing articles in category "AI"
Rilis terbatas GPT-5.6 menunjukkan bahwa tantangan AI tidak hanya soal kemampuan model, tetapi juga soal proses, standar, dan kejelasan tanggung jawab.
Read Article →
Kasus Corgi dan Papermark menunjukkan bahwa di era vibe coding, risiko produk bukan hanya soal kode yang sama, tetapi juga soal batas etika, diferensiasi, dan reputasi.
Read Article →
Kasus Corgi dan Papermark menunjukkan bahwa masalah AI coding tidak hanya soal kode yang disalin, tetapi juga soal batas etika, diferensiasi produk, dan kepercayaan pasar.
Read Article →
Notion menutup produk emailnya karena pengguna makin menyerahkan pekerjaan inbox ke AI agent, tetapi bisnis tetap perlu memahami alur kerja sebelum ikut mengotomatisasi email.
Read Article →
Patronus AI mendapat pendanaan besar untuk membangun simulasi digital yang menguji apakah AI agent benar-benar bisa bekerja dengan andal, bukan sekadar terlihat pintar di benchmark.
Read Article →
Rilis model AI yang makin dibatasi menunjukkan bahwa bisnis perlu mulai memandang AI sebagai infrastruktur berisiko, bukan hanya tool produktivitas baru.
Read Article →
Ambisi Unconventional AI memang besar, tetapi arah pesannya jelas: masa depan AI tidak hanya ditentukan oleh model, melainkan juga oleh efisiensi energi saat inference berjalan.
Read Article →
Data hiring terbaru menunjukkan pekerjaan engineering tetap kuat di tengah narasi bahwa AI akan menggantikan developer.
Read Article →